Minggu, 28 September 2014

100 Istilah Di Dalam Dunia Ekonomi

1. Aktiva adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di kemudian hari.

2. Akun adalah suatu media untuk mengklasifikasikan dan mencatat penambahan dan pengurangan dari tiap unsur-unsur laporan keuangan.
3. Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

4. Alokasi biaya adalah pembagian jumlah segolongan biaya kepada sejumlah rekening dengan tujuan mengidentifikasi biaya dengan produk yang dihasilkan oleh barang atau jasa itu.

5. Anggaran adalah sejumlah uang yang dihabiskan dalam periode tertentu untuk melaksanakan suatu program.

6. Anggaran kas adalah anggaran yang memerinci taksiran penerimaan dan pengeluaran uang tunai dalam suatu kurun masa yang akan datang sebagai alat untuk memelihara likuiditas.

7. Arus kas adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.

8. Asuransi adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan finansial dengan menyalurkan risiko kehilangan dari seseorang atau badan ke lainnya.

9. Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan, umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan bank note.

10. Bank sentral adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah tersebut.


11.  Barang adalah suatu objek yang memiliki nilai.

12. Barang komplementer adalah barang yang dapat melengkapi fungsi dari barang lainnya.

13. Barang substitusi adalah barang yang dapat mengganti fungsi barang lainnya.

14. Barter adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa yang terjadi tanpa menggunakan uang.

15. Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.

16. Biaya langsung adalah elemen biaya yang memiliki kaitan langsung dengan volume pekerjaan yang tertera dalam item pembayaran atau menjadi komponen permanen hasil akhir proyek.

17. Biaya tetap adalah jenis biaya yang bersifat statis (tidak berubah) dalam ukuran tertentu.

18. Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba.

19. Bunga bank adalah keuntungan yang diberikan oleh bank kepada nasabah dalam jangka waktu tertentu berdasarkan persentase dan jumlah tabungan nasabah.

20. Bursa efek adalah sebuah pasar yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan efek perusahaan yang sudah terdaftar di bursa itu.

21. Daya beli adalah kemampuan membayar untuk memperoleh barang dan jasa yang dikehendaki atau diperlukan.

22. Debit adalah nilai transaksi yang ada disebelah kiri persamaan akuntansi.

23. Defisit adalah selisih antara penerimaan dan pengeluaran dimana pengeluaran melebihi penerimaan.

24. Deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah.

25. Devisa adalah semua benda yang bisa digunakan untuk transaksi pembayaran dengan luar negeri yang diterima dan diakui luas oleh dunia internasional.

26. Diskriminasi harga adalah tindakan penjualan dalam menjual barang yang sama di bawah pengawasan produksi yang sama dengan harga berbeda kepada pembeli yang berbeda.

27. Distributor adalah orang atau lembaga yang melakukan kegiatan penyaluran barang dari produsen ke konsumen.

28. Efisiensi adalah suatu ukuran keberhasilan yang dinilai dari segi besarnya biaya untuk mencapai hasil dari kegiatan yang dijalankan.

29. Ekonomi makro adalah pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

30. Ekonomi mikro adalah pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara lebih spesifik.

31. Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa ke negara lain.

32. Ekulibrium adalah suatu kumpulan variabel-variabel terpilih yang saling berhubungan dan disesuaikan satu dengan lainnya sehingga tidak ada kecenderungan yang melekat dalam model tersebut berubah.
33. Ekuitas adalah modal atau kekayaan perusahaan, yang terdiri dari selisih jumlah aktiva dikurangi dengan pasiva.

34. Elastisitas permintaan adalah derajat kepekaan fungsi permintaan terhadap perubahan yang terjadi pada variabel-variabel yang mempengaruhinya.

35. Faktur pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan barang atau jasa kena pajak atau bukti pungutan pajak karena impor barang kena pajak yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

36. Faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa.

37. Giro adalah pembayaran yang diberikan pihak pembayar ke bank penerima pembayarannya, dan selanjutnya akan ditransfer kepada pihak bank penerima langsung ke akun penerima pembayaran.

38. Harga adalah salah satu unsur dalam pemasaran yang mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan suatu kegiatan pemasaran.

39. Hukum penawaran adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

40. Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta.

41. Impor adalah kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain.

42. Indeks harga konsumen adalah suatu ukuran statisktik yang dapat menunjukkan perubahan-perubahan pada harga komoditas dan jumlah barang yang diminta oleh konsumen dari waktu ke waktu

43. Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh berbagai faktor.

44. Investasi adalah pembelian dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang.

45. Invoice adalah dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh pelanggan.
46. Jasa adalah setiap tindakan yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip tidak berwujud dan menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun.
47. Jurnal adalah catatan akuntansi permanen yang pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di debit maupun yang di kredit.
48. Kartel adalah organisasi para produsen yang sepakat untuk menjadi penjual tunggal.
49. Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu, seperti menahan inflasi dan mencapai target untuk mensejahterakan pekerja.
50. Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh manusia untuk mempertahankan hidup.
51. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi.
52. Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.
53. Kliring adalah suatu tata cara perhitungan utang piutang dalam bentuk surat-surat dagang dan surat-surat berharga dari suatu bank terhadap bank lainnya.
54. Komoditas adalah sesuatu benda nyata yang relatif mudah diperdagangkan, dapat diserahkan secara fisik, dapat disimpan untuk suatu jangka waktu tertentu, dan dapat dipertukarkan dengan produk lainnya dengan jenis yang sama yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh investor melalui bursa berjangka.
55. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat.
56. Koperasi adalah bidang usaha beranggotakan badan usaha atau orang dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
57. Kredit adalah nilai transaksi yang ada di sebelah kanan persamaan akuntansi.
58. Krisis moneter adalah krisis yang berhubungan dengan keuangan suatu negara.
59. Kurs adalah harga sebuah mata uang dari suatu negara yang diukur dalam mata uang lainnya.
60. Kwitansi adalah selembar surat bukti yang menyatakan bahwa telah terjadi penyerahan sejumlah uang dari pemberi kepada penerima yang harus menandatangani bukti tersebut.
61. Laba adalah selisih antara harga penjualan dengan biaya produksi.
62. Laba bersih adalah selisih antara jumlah keseluruhan pendapatan dan jumlah keseluruhan biaya pada jangka waktu tertentu.
63. Modal adalah uang yang dipakai sebagai pokok untuk berdagang.
64. Monopoli adalah suatu situasi dalam pasar dimana hanya ada satu atau segelintir perusahaan yang menjual produk tertentu yang tidak punya pengganti yang mirip dan ada hambatan bagi perusahaan lain untuk masuk dalam bisnis tersebut.
65. Neraca adalah laporan keuangan yang menyajikan posisi keuangan suatu perusahaan pada akhir periode tertentu.
66. Obligasi adalah surat berharga yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh penerbit obligasi dari pemberi pinjaman.
67. Pajak adalah iuran kepada kas negara berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapat balas jasa secara langsung.
68. Pasar adalah tempat terjadinya transaksi jual beli yang dilakukan oleh penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.
69. Pasiva adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan pada masa yang akan datang.
70. Pegadaian adalah lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan jaminan barang-barang bergerak.
71. Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan untuk dijual pada berbagai tingkat harga dalam suatu pasar pada waktu tertentu.
72. Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari aktivitas perusahaan.
73. Permintaan adalah keinginan konsumen membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu.
74. Perseroan terbatas adalah persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
75. Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi.
76. Pinjaman lunak adalah fasilitas pinjaman dengan syarat-syarat pelunasan ringan, tingkat suku bunga rendah, dan berjangka waktu panjang.
77. Piutang adalah hak perusahaan untuk menerima sejumlah kas di masa yang akan datang, akibat kejadian di masa yang lalu.
78. Prive adalah pengambilan modal yang dilakukan oleh pemilik.
79. Produk nasional bruto adalah pendapatan nasional yang dihitung dengan mengeluarkan faktor pendapatan dari warga negara asing yang berdomisili di negara tersebut dan hanya menghitung nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh orang yang berkewarganegaraan negara tersebut saja.

80. Produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan (input).

81. Produsen adalah orang-orang yang menghasilkan barang dan jasa untuk dipasarkan.

82. Rekening adalah suatu alat untuk mencatat transaksi-transaksi keuangan yang bersangkutan dengan aktiva, kewajiban, modal, pendapatan, dan biaya.

83. Rekening koran adalah laporan yang diberikan bank setiap bulan kepada pemegang rekening giro yang berisikan informasi tentang transaksi yang dilakukan oleh bank terhadap rekening tersebut selama satu bulan dan saldo kas di bank.

84. Retribusi adalah pungutan yang dikenakan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas yang disediakan oleh negara.

85. Rugi adalah keadaan dimana pendapatan yang diterima lebih kecil dari modal.

86. Saham adalah tanda kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan.

87. Saldo adalah selisih antara uang yang masuk dan yang keluar.

88. Sewa adalah uang yang dibayarkan karena meminjam sesuatu.

89. Sistem ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan yang berdampak pada kehidupan masyarakat baik dalam jangka panjang maupun pendek.

90. Spekulasi adalah suatu kegiatan investasi yang dilakukan dengan cara melakukan analisis keuangan secara seksama, menjanjikan keamanan modal dan kepuasan atas tingkat imbal hasil.

91. Subsidi adalah sebuah pembayaran oleh pemerintah untuk produsen, distributor, dan konsumen bahkan masyarakat dalam bidang tertentu.

92. Suku bunga adalah pembayaran bunga tahunan dari suatu pinjaman, dalam bentuk persentase dari pinjaman yang diperoleh dari jumlah bunga yang diterima tiap tahun dibagi dengan jumlah pinjaman.

93. Surplus adalah selisih antara penerimaan dan pengeluaran dimana penerimaan yang melebihi pengeluaran.

94. Transaksi adalah persetujuan jual beli dalam perdagangan antara pihak pembeli dan penjual.

95. Transfer adalah suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan sesesorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer.

96. Tunai adalah membayar seharga barang yang dibelinya pada saat menerima barang.

97. Uang adalah alat tukar yang diterima secara umum.
98. Upah adalah suatu bentuk pembayaran dari seorang majikan pada karyawannya dalam suatu kontrak kerja.

99. Utang adalah sesuatu yang dipinjam dari orang lain.

100. Wajib pajak adalah orang pribadi atau badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak, yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Kamis, 14 Agustus 2014

Artikel tentang Kerajinan kaligrafi dari kulit telur

Kaligrafi Dari Kulit Telur

kulit telur adalah salah satu sampah dapur yang sebagian besar diantara kita menganggap tak ada gunanya. Namun sebenarnya kita dapat memanfaatkan barang yang tak berguna ini mejadi sebuah karya seni yang benilai tinggi. Bahkan ada yang telah menjadikannya  sebagai sumber mata pencarian bagi keluarganya.
Karya seni ini memang sangat unik. karena dari hanya sampah yang tak berguna, di tangan seorang yang kreatif, sampah ini bisa di sulapnya menjadi karya seni yang bisa sampai melanglang buana (di export ke luar negeri ) atau dipesan oleh wisatawan manca negara.

Baiklah sekarang kita sipkan bahan dan alat-alatnya.
Yang pertama tentu saja ;


Bahan Dan Alat;

 Kulit telur.
Triplek.
Cat
Kuas besar dan kuas untuk menggambar
Lem PVAc
Cuter
Amplas

Cara Membuat ;


 PerTama kulit telur diciuci bersih,dan buang kulit arinya. Kemudian jemur hingga kering.




Langkah selanjutnya adalah memilih dan memilah, sesuai warna .
 

 


Tahapan Selanjutnya Adalah kita ambil triplek yang sudah kita persiapkan, Kita amplas sampai halus, kemudian kita cat dengan cat Warna sesuai yang kita inginkan. Cat sampai rata.
  



Kemudian dengan kapur tulis, kita buat pola pada media triplek yang sudah kita cat rata tadi.
 
 


tahap selanjutnya yaitu, telur yan sudah kita pisakan warnanya tadi,kita kasih lem satu persatu,lalu kita tempelkan ke media / Triplek.
 

Satu persatu kulit telur kita tempelkan sesuai dengan pola yang sudah kita buat.

 
 


Dan jika ada kulit telur yang keluar atau menonjol keluar dari pola bisa kita luruskan dengan mengiris langsung dengan memakai cuter.
 
 
 Jika kulit telur sudah selesai kita tempel , dan setelah kering kita cat bagian-bagian yang kita inginkan supaya ada efek gelap atau lerang,atau warnai sesuai imajinasi kita.
 
 


Kemudian kita amplas kulit telur yang kita cat dengan tujuan agar mendapatkan efek lain tadi, sampai halus dan sesuai dengan keinginan kita.
 
 


Hasilnya :)
 
 


Artikel tentang kerajinan Jaket Kulit

Pembuatan Jaket Kulit





Jaket kulit dibuat menggunakan jaket kulit hewan sebagai bahan dasar. Proses pembuatannya sendiri melalui beberapa tahap dan proses yang membutuhkan keahlian, ketelitian dan tentunya kesabaran karena proses pembuatannya cukup menyita waktu yang relatif lama. Meskipun saat ini kulit domba menjadi alternatif yang cukup populer dan banyak diidamkan oleh para pecinta jaket kulit, namun tetap saja proses pembuatannya sama persis dengan kulit binatang lainnya.


Bahan Dasar Jaket Kulit

Kulit antelope (sejenis rusa afrika), kulit rusa, kulit domba, kulit kambing, kulit sapi dan kulit adalah yang paling sering digunakan untuk membuat jaket kulit. Kulit hewan yang telah diambil segera didinginkan, digarami atau direndam air asin. Setelah didinginkan, kulit dikirim ke tempat penyamakan kulit di mana kulit tersebut menjalani serangkaian proses seperti pencucian, pengeringan, pencabutan bulu, dan pengawetan. Proses tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa produk pakaian yang dihasilkan berkualitas tinggi. Bahan untuk menjahit seperti benang, lapisan, pita jahitan, kancing, risleting dan umumnya dibeli dari vendor luar dan disimpan di pabrik garmen.
 
 

Penyamakan Kulit (HidesTanning)

Proses paling awal pembuatan jaket kulit ialah mengumpulkan sejumlah binatang yang akan diambil kulitnya kemudian dilanjutkan dengan hides tanning atau penyamakan kulit. Pada awal proses ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti
  • Pencucian kulit hewan (washing)
  • Proses pengeringan kulit hewan (drying)
  • Proses pencabutan bulu (menghilangkan bulu)
  • Proses pengawetan  (preserving)
 
 
 

Pewarnaan (Coloring)

Proses selanjutnya ialah pewarnaan (coloring) bahwa warna dasar jaket kulit ialah hitam dan coklat, namun bisa juga menentukan warna apa saja sesuai dengan selera menggunakan zat kimia pewarna.
 
 

Pembuatan pola desain atau model jaket kulit

Setelah bahan baku selesai diproses hingga proses pewarnaan (coloring), maka tahap selanjutnya adalah pembuatan pola desain atau model jaket kulit. Pada zaman dulu pembuatan pola pakaian jaket kulit masih menggunakan teknik tradisional yaitu dengan membuat pola diatas kertas/karton secara manual, bahkan sampai sekarang pun teknik ini masih dipertahankan oleh beberapa pengrajin jaket kulit. Belakangan setelah tersentuh oleh kemajuan teknologi, maka sebagian pengrajin membuat pola desain jaket kulit yang sudah menggunakan software komputeruntuk mempercepat proses pengerjaan.
 
 

Sewing proses penjahitan

Seperti layaknya membuat pakaian baju atau celana, maka proses pembuatan jaket kulit pun memiliki banyak kemiripan. Setelah menyelesaikan pembuatan pola desain atau model jaket kulit, maka dilanjutkan dengan proses sewing atau menjahit. Proses penjahitan (sewing) bisa dilakukan menggunakan mesin jahit secara manual atau bisa juga dengan sistem konveksi untuk produksi dalam partai besar. Keterampilan dan kelihaian dalam membuat pola desain model jaket kulit serta proses penjahitan (sewing) dapat mempengaruhi kenyamanan dan kerapihan jaket kulit ketika dipakai. 
 
 

Pemolesan Jaket Kulit (Rouging)

Inilah proses akhir pembuatan jaket kulit, yaitu proses pemolesan atau disebut juga dengan rouging. Proses pemolesan rouging dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran dan noda yang masih tersisa ketika jaket masih dalam tahap produksi, serta menjadikan permukaan jaket tampak mengkilat. Demikian langkah demi langkah mengintip proses pembuatan jaket kulit domba. 
 
  

Sabtu, 09 Agustus 2014

Artikel tentang Anyaman





Pengertian Anyaman



Anyaman merupakan seni yang mempengaruhi kehidupan dan kebudayaan masyarakat Melayu.Menganyam bermaksud proses menjaringkan atau menyilangkan bahan-bahan daripada tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan tumbuh-tumbuhan yang boleh dianyam ialah lidi, rotan, akar, bilah, pandan, mengkuang dan beberapabahan tumbuhan lain yang dikeringkan.

Anyaman bermaksud proses menyilangkan bahan-bahan daripada tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan-bahan tumbuhan yang bolehdianyam ialah lidi, rotan, akar, buluh, pandan, mengkuang, jut dan sebagainya. Bahan inibiasanya mudah dikeringkan dan lembut.

Menganyam adalah salah satu seni tradisi tertua di dunia. Konon kegiatan itu ditiru manusia daricara burung menjalin rantin-ranting menjadi bentuk yang kuat.

Kesenian ini juga ada di berbagai budaya Nusantara. Di rumah-rumah panggung di pesisir Aceh,tikar pandan menjadi alas lantai. Di Pedamaran, Sumatra Selatan, kegiatan menganyam tikarmenjadi pemandangan sehari-hari yang dilakukan ibu dan para gadis remaja. Tak heran bila kotaitu disebut sebagai kota tikar. Untuk memperkenalkan Kelas Antariksa pada seni tradisi nenek moyang, mereka pun diajak menganyam kain flanel.

Mereka melakukannya dengan penuh keseriusan, agar pola tikar tidak salah. Kelak, kalau sudahterbiasa, mereka mungkin akan melakukannya sambil mengobrol, seperti halnya para penganyamtikar di desa: menganyam adalah sebuah kegiatan sosial, tempat bertukarnya cerita.





Asal Usul Anyaman



Seni anyaman adalah milik masyarakat melayu yang masih sangat di kagumi dan di gemarihinnga saat ini. Kegiatan seni anyaman telah ada semenjak zaman dahulu kala, hal ini dapat dilihat pada rumah-rumah orang jaman dahulu di mana dinding rumah mereka di anyam denganmenggunakan buluh dan kehalusan seni anyaman itu masih bertahan hingga saat ini. Rumahyang berdinding dan beratapkan nipah tidak panas, karena lapisan daun nipah yang tebal.

Seni anyaman di percaya bermula dan berkembangnya tanpa menerima pengaruh luar.Penggunaan tali, akar, dan rotan merupakan asas pertama dalam penciptaan kerajinan tangananyaman. Bahan-bahan itu tumbuh liar di hutan-hutan, kampung-kampung, dan kawasan sekitarpantai.

Berbagai bentuk kerajinan tangan dapat di bentuk melalui proses dan teknik anyaman dari jenistumbuhan pandan dan bengkuang. Bentuk-bentuk anyaman di buat berdasarkan fungsinya.Misalnya bagi masyarakat petani / nelayan, anyaman di bentuk menjadi topi, bakul, tudung saji,tikar, dan aneka rupa yang di bentuk untuk digunakan sehari-hari.

Selain dari tumbuhan pandan dan bengkuang, anyaman juga dapat di buat dari tumbuhan jenispalma dan nipah. Berdasarkan bahan dan rupa bentuk anyaman yang di hasilkan. Seni anyamanmerupakan daya cipta dari sekelompok masyarakat luar istana yang lebih mengutamakan nilaikegunaannya. Walaupun pada tahun 1756 sampai 1794 telah terdapat penggunaan tikar untuk raja yang terbuat dari rotan.

Untuk memulai menganyam, waktu yang tepat adalah pada pagi atau malam hari dalam keadaancuaca yang redup dan dingin. Daun-daun lebih lembut dan mudah di bentuk tanpa meninggalkankesan-kesan pecah. Biasanya beberapa orang melakukan kegiatan menganyam secaraberkelompok di halaman rumah atau beranda rumah pada waktu malam, petang, atau waktusenggang.

Seni kerajinan tangan anyaman adalah sesuatu karya yang unik dan rumit proses pembuatannya.Namun usaha untuk mempertahankannya harus di teruskan agar tidak termakan olehperkembangan zaman. Budaya bangsa bukan hanya di lihat dari bahasa dan ragamnya saja, tetapi juga di lihat dari hasil karyanya yang bermutu tinggi. Warisan budaya yang unik ini harus selaludi terus di pelihara dan di manfaatkan bersama.





Sejarah Anyaman



Anyaman merupakan seni tradisi yang tidak mempunyai pengaruh dari luar. Perkembangan sejarah anyaman adalah sama dengan perkembangan seni tembikar. Jenis seni anyaman padamasa Neolitik kebanyakan adalah menghasilkan tali, rumah dan keperluan kehidupan. Bahandaripada akar dan rotan adalah bahan asas yang awal digunakan untuk menghasilkan anyaman.Menurut Siti Zainun dalam buku Reka bentuk kraftangan Melayu tradisi menyatakan padazaman pemerintahan Long Yunus (1756-94) di negeri Kelantan, penggunaan anyaman digunakan oleh raja. Anyaman tersebut dipanggil ‘Tikar Raja’ yang diperbuat daripada pohon bemban.

Ada beberapa hal yang harus di ketahui tentang sejarah anyaman, yaitu :

1.     Dipercayai seni graf tangan muncul dan bergembang tanpa pengaruh luar.

2.    Pada zaman dahulu, kegiatan anyaman dilakukan oleh kaum wanita untuk mengisi masasenggang dan bukan sebagai mata pencarian utama.

3.    Hasil graf tangan dijadikan alat untuk kegunaan sendiri atau sebagai hadiah untuk anak saudara atau sahabat handai sebagai tanda kasih atau kenang-kenagan.

4.    Seseorang wanita dianggap tidak mempunyai sifat kewanitaan yang lengkap jika dia tidak mahir dalam seni anyaman.

5.    Proses anyaman biasanya dijalankan oleh kaum wanita; lelaki hanya menolong menetap daundan memprosesnya.

6.    Perusahaan anyaman biasanya dilakukan secara individu dan secara kecil-kecilan yangmerupakan satu usaha ekonomi bagi orang-orang di kampung.

7.    Kini,terdapat organisasi dan perbadanan yang mengusahakannya, dengan skala yang besarseperti cawangan-cawangan Perbadanan Kemajuan Kraftangan Malaysia, Persatuan GerakanWanita Felda, Pusat Graftangan Felda, dan sebainya.

8.    Hasilan anyaman bermutu tinggi bagi memenuhi keperluan pelanggan.Hasilan anyaman tidahterkongkong dalam bentuk tradisional sahaja. Ciptan dimensi baru dari segi rupa dan bentuk,warna dan corak, teknik dan bahan sering diubah-ubahkan mengiikut peredaran zaman dan citarasa pelanggan.







Jenis – Jenis Anyaman Jenis Anyaman Bahan Hasil anyaman

a.    Anyaman Mengkuang Daun mengkuang Tikar, tudung salji, bekas pakaian dan lain-lain.

b.    Anyaman pandan Daun pandan duri Tikar sembahyang, hiasan dinding.

c.    Anyaman Buluh Jenis-jenis buluh yang sesuai Bakul, bekas pakaian, nyiru, beg dan lain-lain.

d.    Anyaman Rotan Rotan yang telah diproses Bakul, bekas pakaian, tempat buaian anak dan lain-lain.

e.    Anyaman Lidi Lidi kelapa Lekar, bekas buah, bekas telor.

f.    Anyaman ribu-ribu Paku pakis ribu-ribu. Tempat tembakau, bekas sirih terbus, bakul, bekas sebaguna dan lain-lain.



Macam – Macam Benda Anyaman

Dilihat dari ciri-ciri fisiknya, pada umumnya anyaman terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu sebagai berikut.
1. Anyaman Datar

Jenis anyaman ini dibuat datar pipih dan lebar. Anyaman datar biasanya digunakan sebagai bilik rumah tradisional, tikar, pembatas ruangan dan barang-barang hias lainnya. Anyaman datar dapat dibentuk dengan berbagai pola dan bentuk. Tentu, pembentukan pola ini membutuhkan ekstra kelihaian tangan dan kecermatan dalam membentuk pola dan alur anyaman.
2. Anyaman Tiga Dimensi
          Ayaman ini merupakan pengembangan bentuk dari anyaman tradisional yang memiliki bentuk sederhana tetapi sudah lebih dikembangkan dan ditekankan pada nilai seni dan fungsionalitasnya yang lebih tinggi. Misalnya, tas, kursi, tempat wadah-wadah, dan lampu lampion.
3. Macrame
           Macrame merupakan seni keahlian tangan menyimpul bahan dengan dibantu oleh alat pengait misalnya jarum. Dengan teknik makreme, pengrajin dimungkinkan untuk dapat membentuk sambungan dan menciptakan pola-pola baru yang lebih bagus. Benda anyaman yang dibentuk melalui macrame di antaranya adalah taplak meja, keset kaki, dan bentuk suvenir.





Produk Anyaman

Perkembangan ide kreatif yang didorong oleh semakin beragamnya kebutuhan, para pengrajin melakukan berbagai inovasi dalam produk anyamannya. Berikut ini beberapa jenis produk dari perkembangan produk anyaman.
1. Lampion
         Anyaman lampion merupakan seni anyaman tiga dimensi dan termasuk anyaman buluh (bamboo atau aur). Bulu merupakan salah satu jenis spesies rumput, seperti ilalang, dan jagung.
2. Kata
         Kata merupakan keranjang yang dianyam dari daun kelapa yang dilengkapi dengan tali pikulan untuk digunakan untuk membawa hasil ladang. Kata ini merupakan seni anyaman tiga dimensi terapan. Kata terdiri atas beberapa jenis antara lain kata mapa, kata kowe, dan kata manu.
3. Tikar
         Tikar merupakan anyaman yang paling banyak ditemui dan dianyam dengan menggunakan daun lontar atau daun pandan. Penggunaannya sebagai alat tidur dan tikar yang berukuran besar digunakan untuk menjemur padi. Selain itu, tikar juga digunakan sebagai alas tempat duduk bagi tamu.

4. Pembatas dinding
           Pembatas dinding merupakan jenis anyaman datar yang terdiri atas pola anyaman berasal dari bambu yang telah dipipihkan.



Cara Membuat Anyaman




Langkah-langkah Membuat Anyaman Segitiga Bintulu Lugu
1.  Persiapan
Alat    : Gunting, penggaris, pensil, double tip/lem, cutter/silet
Bahan : - Kertas Asturo hitam (14 x 10 cm), buat persegi di bagian dalam dengan

               ukuran 8 x 10 cm (jarak tepi atas, kanan, kiri = 1 cm, bawah = 3 cm),

               iris-iris bagian dalam persegi dengan ukuran lebar 0, 25 cm
            - Kertas lipat warna (iris dengan ukuran lebar 0,25 cm)
2. Pembuatan
Baris I : 5-1-1-5-5-1-1-5 dst.
Baris II : 4-2-2-4-4-2-2-4 dst.
Baris III : 3-3-3-3-3-3-3-3 dst.
Baris IV : 2-4-4-2-2-4-4-2 dst.
Baris V : 1-5-5-1-1-5-5-1 dst.
Baris VI : 1-5-5-1-1-5-5-1 dst.
Baris VII : 2-4-4-2-2-4-4-2 dst.
Baris VIII: 3-3-3-3-3-3-3-3 dst.
Baris IX : 4-2-2-4-4-2-2-4 dst.
Baris X : 5-1-1-5-5-1-1-5 dst.
Kembali ke langkah pada baris I dst.
Ket : Hijau (luar)

        Hitam (dalam)
        Baris pertama dimulai dari bawah, dari kanan ke kiri.

contoh contoh anyaman :